Coklat Panas, Senja dan Hujan :)

Senja baru saja bercerita tentang Ilalang di musim kemarau. Ilalang yang meranggas ditebas mimpi hujan yang tak kunjung datang.
Tampilkan postingan dengan label Favourit. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Favourit. Tampilkan semua postingan
Musim ini tidak mudah, kau tahu. Ketika kau tidak lagi bisa memastikan akan hujan ataukah kering yang panas di luar sana. Lagi-lagi, kita berharap saja, sambil menatap ke langit, semoga hari lebih ramah, hingga semua kegiatanmu terjaga.
Purwokerto hari ini panas gerah. Tak ada kegiatan apapun, hanya berdiam di rumah, membaca pesan-pesanmu, mengingatMu. Semoga tak pernah alpa bersyukur.



Yang Terbaik Bagimu.

Teringat masa kecilku, kau peluk dan kau manja
Indahnya saat itu.. Buatku melambung,
disisimu terngiang, hangat nafas segar harum tubuhmu
kau tuturkan segala mimpi-mimpi serta harapanmu

kau ingin ku menjadi yang terbaik bagimu,
patuhi perintahmu, jauhkan godaan yang mungkin kulakukan
dalam waktuku beranjak dewasa,
jangan sampai membuatku terbelenggu jatuh dan terinjak

Tuhan tolonglah sampaikan sejuta sayangku untuknya
Ku terus berjanji takkan khianati pintanya

Ayah dengarlah, betapa sesungguhnya kumencintaimu
Kan kubuktikan ku mampu penuhi maumu

Andaikan detik itu, kan bergulir kembali
Kurindukan suasana basuh jiwaku
Membahagiakan aku, yang haus akan kasih dan sayangmu
Tuk wujudkan segala sesuatu yang pernah terlewati.

Lagu buat papah.

Sudah Lewat Senja



Woa. Entah apa yang saya lewatkan. Tiba-tiba saja Maret sudah lewat setengah. Hari-hari saya tertumpuk dalam deadline di antara mata kuliah yang bejibun. Entah dengan cara bagaimana, Februari diam-diam permisi. Sementara, tanpa saya sengaja, Maret pun kehadirannya tak terindahkan. Kini, setengah darinya tak termaknai.


Woah. Mungkin naif. Jika saya ingin waktu membeku. Sebentar saja. Atau, mencoba memutarnya berjalan mundur. Mengembalikan hari-hari yang terselip di antara deadline dan tek tok keypad laptop. Naif, bukan?

Sementara saya tahu. Waktu--dengan segala takdirnya--tidak dihadirkan untuk menunggu. Ada gegas bersamanya. Ada ketergesaan yang menyertainya. Alasan apa pun, tak akan membuatnya kembali. Dia merebut orang-orang, dia merebut ruang pergi bersamanya. Mengubah mereka menjadi orang-orang asing. Dan, melabeli teman-teman saya dengan nama kedewasaan.

Tapi, lagi-lagi, dengan entah bagaimana, saya berharap semua orang tidak lekas dewasa. Dan, saya takut ditinggalkan. Karena saya, tidak pernah ingin jadi dewasa. Saya tidak mau terasing di dunia yang asing. Dewasa adalah negeri paling asing, yang sedapatnya akan saya jauhi.

And, now, saat Februari tak menyisa dan Maret sudah setengah. Saya tahu, saya sedang larut dalam ketergesaan itu. Pusaran waktu membawa saya ke ruang terasing. Ruang, tempat satu sama lain sibuk dengan urusan amsing-masing. Tidak ada jeda. Tidak ada hela. Sapa yang sesekali lewat dalam ruang itu hanya intermezo. Ruang bernama kedewasaan itu membuat kita tak lagi saling mengenal, bahkan dengan diri sendiri.

Naif, bukan? Tetapi, bukankah semua kita adalah naif? 

Bila Aku Jatuh Cinta

Bila ku jatuh cinta,
aku mendengar nyanyian seribu dewa-dewi cinta
menggema dunia.

Bila ku jatuh cinta,
aku melihat matahari kan datang padaku
dan memelukku dengan, sayang.

Bila aku jatuh cinta,
aku melihat sang bulan,
kan datang padaku dan menemani aku..
Melewati dinginnya mimpi.
Melewati dinginnya mimpi.

Bila aku jatuh cinta,
jatuh cinta.. bersama dirimu..
Peluk aku, ciumlah aku, sayang.


Aku Jatuh Cinta Kepadamu dengan Telak!


Aku..
Dengan ketidakpastianku.
Aku..
Dengan semua harapanku.
Semua menyatu dalam lekukan Kesakitan rasa, yang begitu dalam menginginimu.
Berikan aku jawaban, apapun itu.
Berikan aku pertanda, bagaimanapun itu.
Apa kau tau apa rasanya menunggu?
Apa kau tau apa rasanya tersiksa?
Apa kau tau bahwa mencintaimu itu sesuatu yang indah?
Apa kau tau bahwa merindukanmu itu sesuatu yang membuat gundah?
Sampai kapan..
kau akan diam tak bergeming,membiarkan aku merasakan ini sendiri?
Sampai kapan..
Kau sanggup melihat aku meronta melawan rasa kesepianku?
Kau..
Menghasilkan nada bahagia 
Kau..
Menelurkan lagu ceria
Kau..
Melahirkan irama cinta
Kau..
Kuinginkan pada akhirnya 

Tertanda,

Dia.

Titik Balik - Emka



Akulah orang asing di mata cinta.
Akulah ketidakpastian di setiap jawaban yang tertulis nyata.

Akulah ketakutan di tapal batas cinta yang mencium maut. 
Sebut saja itu aku.
Tak ada alamat pasti di nadiku yang berdetak menghitung rindu. 
Tak ada rumah, tempatku berpulang menyemayamkan setiap gelisah yang datang. 
Tak ada tujuan, tempat bahagia dan sedihku bermuara.  
Sampai akhirnya kau datang, tiba-tiba. 
Kamulah pengantinku di mata cinta. 
Kamulah kepastian di setiap jawaban yang kuiba. 
Kamulah keberanian di tapal batas cinta yang menciumi titik titik kerinduan. 
Sebut saja itu kau,
di mataku
di mata cinta. 

Aku..


3 Maret 2013

Aku duduk bersandar di tembok kamar yang sekarang ku tempati. Langit mendung dan hujan sedang menari-nari - bebas. Air mataku tumpah ruah seperti hujan yang datang di penghujung musim panas. Sedari dulu, ada satu hal yang membuatku iri terhadap hujan. Aku ingin seperti Petir. Dengan menjadi seperti petir, aku bisa berteriak keras. Andai.. dan sejauh ini masih tetap andai. Aku hanya berharap ketika petir ini keluar, petir hal tidak akan melukai orang-orang yang menyayangiku.

Jari-jemariku bergetar hebat, memegang ponsel yang sedari tadi belum berdering. Menunggu pesan balasan dari seseorang yang sangat ku hormati dan kucintai di seberang sana. Aku menunggu pesan singkat Ayahku. Mataku mulai memandang setiap sudut kamar ini. Putih - bersih, rapi, besar, ada kamar mandinya. Seharusnya aku nyaman berada di sini. Tapi tidak.. Aku sudah tidak merasa nyaman lagi. Aku.. hanya ingin pergi. Itu saja.

Seandainya pergi bisa dengan sangat mudah, alangkah bahagianya aku?
Aku juga ingin memiliki hidupku sendiri. Aku juga ingin seperti aku yang dulu. Aku yang mencintai hidupku.

Belakangan ini hidup terasa begitu berat (maaf Tuhan jika aku mulai mengeluh lagi). Entah karena jadwal kuliahku yang padat atau karena hal lain. Hanya saja, belakangan air mataku lebih sering keluar dari biasanya. Dan anehnya aku tidak berniat untuk menahan atau cepat-cepat menghapus setiap bulir air mata yang jatuh.

Untuk pertama kalinya dalam hidup, aku menghadapi masalah yang sungguh rumit. Sebenarnya masalah sepele, tapi ketika aku salah melangkah sedikit saja akan ada banyak pihak yang terlibat. Aku mengakui bahwa aku lebih senang jadwal kuliah semester ini. Aku jadi lebih sering berada di kampus daripada  di "Kost-an". :)

Bibirku terus merapal doa-doa. Berharap bahwa Ayahku di seberang sana mengabulkan permintaan anak sulungnya ini. Dan beberapa menit setelah air mataku reda ponselku bergetar. Cepat-cepat aku membuka - lalu menangis haru - bahagia.

"Sabar nak, kita tunggu waktu yang tepat. Pikirkan matang-matang. Setelah itu baru kita bicarakan ke keluarga yang lain masalah kepindahanmu. "

Untuk pertama kali juga dalam hidup, 
Ayah menyetujui keputusan besar dalam perjalanan 
hidup putri sulungnya.
Terima kasih Papah - Bapak - Ayah - dan 
segala perjuanganmu untukku,
selalu :).

The One

Saya merenungkan semua yang terjadi beberapa tahun terakhir ini. Dan berpikir, kenapa orang mengatakan bahwa setiap orang harus memiliki 'The one' agar bisa merasa sempurna. Saya terinspirasi dari blog populer milik Raditya Dika. Setelah membaca artikel tersebut otak saya berputar cepat. The One. Satu kata itu membuat saya berpikir seharian penuh.

Bagaimana seseorang tahu bahwa seseorang itu adalah The one?

Suatu ketika, saya bercerita kepada salah satu teman. Tentang masalah The one ini. Saya bertanya, ketika saya sudah tidak berhubungan lagi dengan seseorang, namun perasaan saya masih terus merengek-rengek untuk berkelut dengen sesuatu yang saya sendiri tidak tahu harus menyebutnya bagaimana. Ketika saya tahu dia sudah bersama orang lain, seperti ada rudal yang tiba-tiba menembus dada. Dia (teman saya) menjawab, "Buka saja hati kamu, lalu lihat sekeliling kamu".

Dan sekarang, saya sedang terjaga di lobi lantai 2 Paviliun Garuda. Saya mulai berpikir lagi. Saya rasa, ada yang menyentuh hati saya. Laki-laki ini masuk ke dalam kehidupan saya dengan cara yang tidak terduga. Laki-laki ini seolah merobohkan semua pandangan saya. Membuat saya kembali tidak bisa tidur, dan terus menatapnya sampai tatapan kami bertemu lalu sengaja di kunci oleh alam.

Cosmological Coincidence.
Saya pikir alam sengaja mempertemukan kami. Pertemuan kami hanya sebatas pandangan, dan pembicaraan tentang kondisi eyang saya saat itu. Iya, saya tertarik kepada seorang perawat! Lucunya, semua keluarga besar saya mendukung saya, bahkan eyang saya memberikan persetujuan. Aku tertawa keras saat mengingat saat-saat membahagiakan seperti ini.

Halte BRT..
Hari ini saya pulang ke rumah. Eyang juga sudah pulang.
Saya menangis, sangat dalam. Bagaimana bisa laki-laki yang baru saya kenal membuat saya menangis. Saya tahu, di sini air mata saya sia-sia. Yang dibutuhkan adalah kedewasaan. Segalanya memang terasa manis walaupun teramat asing.

Jaga senyum kamu.. Putra. Senyum itulah yang menyadarkan saya bahwa kamu ada. Kamu ada di mata, pikiran, dan hati saya. Sepenuhnya :)
Terima kasih.

Movie List 2013


Januari :
1. Texas Chainsaw Massacre 3D
2. Gangster Squad
3. Broken City
4. The Last Stand
5. Hensel and Gretel the Witch Hunters
6. Parker

Februari :
1. Bullet to the Head
2. Warm Bodies
3. Identity Thief
4. Side Effects
5. Die Hard 5 - A Good Day To Die Hard
6. Escape From Planet Earth
7. Safe Haven
8. Snitch

Maret :
1. Oz The Great And Powerful
2. 21 And Over
3. Carrie
4. Captain Phillips
5. Jack The Giant Killer
6. The Croods
7. GI Joe 2 Retaliaton
8. The Host

April :
1. Dead Man Down
2. Evil Dead
3. Oblivion
4. Scary Movie 5
5. The Big Wedding

Mei :
1. Iron Man 3
2. Star Trek 2
3. Epic
4. Fast and Furious 6
5. Hangover 3

Juni :
1. After Earth 
2. Now You See Me
3. Empire State
4. End of The World
5. Superman Man of Steel
6. World War Z
7. RIPD

Juli :
1. Despicable Me 2
2. Lone Ranger
3. Grown Ups 2
4. Pacific Rim
5. Turbo
6. Dirty Dancing
7. Phineas and Ferb
8. Wolverine 2 – The Wolverine
9. Smurfs 2

Agustus :
1. 300 – Battle of Artemisia
2. RED 2
3. Percy Jackson2
4. Mortal Instruments

September :
1. I. Frankenstein
2. Rush
3. Paranoia

Oktober :
1. The Seventh Son
2. Paranormal Activity 5

November :
1. Ender’s Game
2. Singularity
3. Thor 2
4. Me and My Shadow
5. Hunger Game 2 – Catching Fire
6. Frozen

Desember :
1. Santapprentice
2. Hobbit 2 – There and Back Again
3. 47 Ronin
4. Jack Ryan

To be Announced
1. 2 Guns
2. 20000 Leagues Under The Sea
3. Admission
4. Anchorman 2
5. Austin Powers 4
6. Before I Go to Sleep
7. Cleopatra
8. Diana
9. Europa Report
10. Final Destination 6
11. Great Gatsby
12. Hummingbird
13. Incarceron
14. Incredibles 2
15. Insidious 2
16. Killing Season
17. Kungfu Panda 3
18. Legend of Cain
19. Mountains of  Madness
20. Pain and Gain
21. Scream 5
22. Sherlock Holmes 3
23. The Expendables 3

2013

Selamat pagi. Good morning. Bonjour. Guten morgen. Ohayogozaimasu. Annyeong.

Bingung mau nulis apa. Belakangan ini selera nulis gue ilang. Akibat kelamaan jomblo mungkin? Bahkan Andhika udah mau nikah lagi :'(

Gue minta tolong buat temen-temen semua, ikut ngedoain eyang gue yang lagi sakit, supaya diberi kesembuhan dan yang terbaik aja deh buat beliau. Amin.

Wish list untuk 2013 kedepannya :
1. IP gue di atas 3,5 + dapet beasiswa 
2. Bisa ngekost
3. Dapet pacar

Semoga di 2013 hidup gue jadi lebih teratur, lebih baik dari sebelumnya. :)

7 Fakta tentang Burung Garuda


1. Garuda (Sanskerta: Garuḍa dan Bahasa Pāli Garula) adalah salah satu dewa dalam agama Hindu dan Buddha. Ia merupakan wahana Dewa Wisnu, salah satu Trimurti atau manifestasi bentuk Tuhan dalam agama Hindu. Garuda digambarkan bertubuh emas, berwajah putih, bersayap merah. Paruh dan sayapnya mirip elang, tetapi tubuhnya seperti manusia. Ukurannya besar sehingga dapat menghalangi matahari.

2. Indonesia dan Thailand menggunakan Garuda sebagai lambang negara.




3. Garuda adalah seekor burung mitologis, setengah manusia setengah burung, wahana Wisnu. Ia adalah raja burung-burung dan merupakan keturunan Kaśyapa dan Winatā, salah seorang putri Dakṣa.

4. Garuda itu adalah Elang Jawa, burung elang yang bernama latin Spizaetus Bartelzi. Elang Jawa memang amat identik dengan Garuda karena memiliki jambul dikepalanya, sehingga gambaran Garuda amat dekat dengannya. 

 


5. Merencanakan, merancang dan merumuskan gambar lambang negara.Dia lah Sultan Hamid II yang berasal dari Pontianak.



6. Menurut wikipedia, hewan yang bernama Burung Garuda hanyalah sebuah mitos belaka yang diangkat dari cerita Hindu dan Budha.

7. Sedangkan Rajawali yang juga di identikan dengan Burung Garuda ternyata memiliki perawakan yang sangat berbeda dengan Burung Garuda. Rajawali adalah burung yang secara luas dianggap memiliki penglihatan yang sangat baik dibandingkan dengan manusia.


Nah, di artikel ini, bisa kita simpulkan sendiri apakah burung garuda yang menjadi lambang negara kita ini ada atau tidak? Jawabannya kalau menurut saya tidak ada.
Burung garuda, seperti yang dikatakan di atas, merupakan sebuah mitos belaka. Oke?!


Postingan Dari Otak Ajaib


Ditulis disela-sela kesibukan yang super padat..
Ditulis ketika menunggu hujan dari balik jendela, yang tetap tidak datang juga


Ini mungkin postingan paling bego yang pernah gue buat. Oke langsung aja..

Jadi, hari Minggu kemaren gue renang bareng Kandi, Najmah sama Mariska. Seneng banget akhirnya ketemu kolam renang yang oke (harganya). Kita berempat renang di Horison atas usulan bapak penjaga kostan si Mariska. Setelah kita masuk kawasan swimming pool, nggak jadi kecewa karna tempatnya bagus, bersih juga. Nah, tanpa pikir panjang gue langsung nyeburin diri dengan sukarela ke kolam yang kira-kira dalemnya 3 meter. Gue muter-muter berasa atlet (padahal mau pamer). Otamatis dong temen-temen gue bangga, secara punya temen yang jago renang kaya gue. *benerinkerah*.

Everything is New :)

Well, Hello blog
Selamat sore, selamat hari Sabtu saudara-saudara.. 
Oke maaf gue blogger laknat karena udah lama banget nggak ngepost.. :D

Kali ini gue mau cerita banyaaaaaaaaaaaaaak banget, tentang semuanya, kehidupan jungkir-balik selama beberapa minggu terakhir ini. Nah, sekarang ini gue udah bukan anak SMA yang suka lompat tembok lagi, gue udah jadi MAHASISWA Fak. Hukum UNSOED Purwokerto loooh :D 

Gue juga udah nggak di Ungaran lagi sekarang, udah pindah sementara di tempat sodara. Semuanya beda, everything is new, dude!. Gue pun juga berubah, nyoba jalanin hidup lebih teratur, nggak kaya dulu yang tiap tidur pasti bangun jam 12 siang, sekarang udah nggak pernah sama sekali. Dulu, tiap kali bangun tidur, masih ngeliat kamar sendiri, sekarang tiap buka mata semuanya udah beda, dan nggak sama lagi. Dulu, yang jarang banget mandi, sekarang jadi rajiiiiiiiiiiiin banget mandi.Pokoknya banyak deh, dan gue menikmati itu semua :)

Mantra Patronus


Kamar, 3 Agustus 2012
Backsound: Amely - Come Back to Me

Nggak nyangka udah Agustus aja. Cepet banget rasanya.
Gue udah lulus, udah mau kuliah juga. Waktu emang nggak bisa dibantah.

Belakangan gue lagi drop banget, semua rasanya beraaaat. Jujur gue sebenernya bukan tipe orang yang suka ngeluh terutama soal keadaan gue sendiri. Tapi segalanya kerasa berat buat gue. Gue sendirian, ditambah Simak ilang. Arghh.. nyebut deh nyebut. Tetep inget bahwa, ‘Everything happens for a good reason’.

Postingan hari ini nggak galau2an dulu lah. Gue mau cerita tentang mantra patronus gue. Bukan berati gue pegang tongkat sihir terus di sedot sama dementor2 gitu. Dulu gue pernah kan bikin postingan tentang mantra patronus, dipostingan yang ini. Salah satu mantra yaitu keluarga gue yang – selalu - ada. Gue bersyukur banget keluarga gue masih lengkap dan Alhamdulillah rukun2 aja, hehe.  Mau tau kan keluarga gue gimana?
Here goes:

Mungkin Aku Terlalu Banyak Berharap


Waktu merangkak dengan cepat, merangkak yang kita kira lambat ternyata bergerak seakan tanpa jerat. Semua telah berubah, begitu juga kamu, begitu juga aku, begitu juga kita. Bahkan waktu telah menghapus KITA yang pernah merasa tak berbeda, waktu telah memutarbalikkan segalanya yang sempat indah. Tak ada yang tahu, kapan perpisahan menjadi penyebab kegelisahan. Aku menjalani, kamu meyakini, namun pada akhirnya waktu juga yang akan menentukan akhir cerita ini. Kamu tak punya hak untuk menebak, begitu juga aku.


Love Rain


Mencintai hujan..
Sore hari di waktu hujan, aku berjumpa dengannya
Sudah sejak dulu aku ingin bertemu dengannya
Dia tidak memakai payung, maka aku tanyakan padanya, ‘Masuklah ke dalam payungku’
Aku bisa mendengar hujan menetes perlahan
Aku bisa mendengar detak jantungku
Aku bisa mendengar hujan menetes perlahan dan mendengar detak jantungku
Aku bisa mendengar ‘hujan cinta’ telah turun

Kita menyusuri jalan berdua dikala hujan
Payung kecil itu membuat bahuku basah kuyup
Lali dia katakan padaku, ‘Kau boleh mendekat padaku’
Aku bisa mendengar tetesan hujan dengan lembut menetes di payung
Aku bisa mendengar “Hujan Cinta” telah turun
I love rain and I love You..
Buat aku, kamu itu.. Feels like home, seseorang yang membuatku nyaman bercerita, berbagi pengalaman, dan berbagi suka duka. Nyaman, seperti berada di rumah. Ke mana pun kita pergi, ke mana pun kita berpaling, kita akan tetap kembali kepadanya. Love you more and more -Dhimas Sandra Meirindu- :)

Remember


   Remember me when I am gone away, gone far away into the silent land, when you can no more hold me by the hand, nor I half turn to go yet turning to stay. 

-Christina Rosseti-